Supportive Relationship vs Challanging Relationship

27 Jan

In every relationship, we’ll find difference between the lovers. Whether you like it or not.

Yah, namanya juga manusia, kalau bisa nurut dan sejalan terus mah, mungkin dia bukan manusia biasa. Bisa diperiksa dia robot apa bukan, pake batre apa ga, heuhue. Konon katanya perbedaan justru membuat suatu hubungan menjadi indah. Memang ga mungkin membuat dua insan berbeda kromosom ini selalu sepikiran, namun seninya adalah bagaimana bisa membuat satu kesepahaman antara kedua belah pihak. That’s what make a relationship grow stronger (jiyeehh sok bijak).

Saya yakin, semua manusia yang pernah membina hubungan dengan manusia lainnya (ya masa sama embe, kalau sama embe saya gatau ceritanya mungkin lain.) pasti pernah mengalami perbedaan pendapat dan friksi-friksi, baik kecil ataupun besar. Apakah itu insan yang baru menjalin kisah kasih di sekolah yang baru berumur 2 bulan atau bahkan yang sudah berumah tangga selama 20 tahun. Sisi egoisme dari kedua belah pihak pasti ada. Tapi kalau keduanya bisa mengendalikan si kuda liar ego ini dengan tepat, duh damainya hidup :) .

Continue reading 

Tags: , , , , , ,

Friendship at Work?

19 Jan

Buat fresh grads, yang baru mulai kerja, atau sudah menapaki dunia kerja, saya yakin pernah mengalami masa-masa kangen kuliah, kangen jadi mahasiswa, kangen ngampus, hehe.. That’s a glance phase of life.

Ga disangkal, I have been there too (or still being there? heu). Memang, dunia kerja tidak senyaman pelukan kampus, dimana semua masih terasa menyenangkan, (sedikit) tanpa beban, dan yah.. It was fun, terlepas dengan segala tetek bengek ujian dan praktikum (OMG, praktikum! I never think that I will miss those activites >.<)

Mungkin salah satu faktor yang membuat kita merasa kangen dunia kuliah adalah the sense of friendship and the friends itself. Mostly, I miss my FKK gang. Seangkatan FKK yang baru berdiri mulai dari angkatan kita berisi 34 orang, si anak sulung yang ga berkakak, dan (pas awal) ga beradek, ga ber-role model juga, hiks. Gimana ga apet kita? Saya juga kangen bergaul dengan sahabat-sahabat saya di unit, kabinet, bahkan “hanya” teman yang ketemu di kepanitiaan atau organisasi tertentu. Kita semua dalam bersahabat merasa satu strata, friends with no profit, hanya terjalin begitu saja.. tulus and pure *alah naoonn deuiii*

Yah, itulah yang sulit didapet di dunia kerja. Saya sering mendengar keluhan-keluhan teman saya, bermacam-macam isinya, mulai dari yang sikut-sikutan, carmuk-carmukan (cari muka ,-red), sampai friends with benefit, kayaknya semua yang terjalin itu penuh tujuan dan intrik deh, haha,, cem sinetron aja.  Ada yang bilang, it’s so different when you start a friendship in the line of work, than a friendship at school time.

Kita juga mengenal adanya tingkatan sosial, strata. Ada atasan ada bawahan, ada bos ada anak buah, adanya  perintah dan kewajiban. Yaa.. memang sih, semuanya jadi tampak lebih strict karena kita kan dibayar yak, bukan membayar kayak waktu kuliah. Atasan bertindak seolah penuh kuasa, ga mau disalahkan, otoriter, diktator, nyuruh-nyuruh seenak perut, dan lain-lain. Memang kalo di kampus ada juga yang namanya kakak kelas/kakak angkatan, tapi tindakan senioritas itu cuma berlangsung selama ospek doang, setelah itu kalau masih ngegaya senior, ke laut aja deh lu, yang ada malah jadi musuh angkatan. Lha kalo kerja berarti perospekan tiada akhir. Aturannya cuma 2 adalah: 1. Atasan ga pernah salah, 2. Kalau atasan salah, lihat peraturan nomor 1. Atasan bagaikan sosok yang harus dipatuhi, kalo ga.. OUT!

Kalau anda tidak beruntung, mungkin anda akan menemukan sisi-sisi keegoisan pada rekan kerja. Ya, mau temenan kalo memang nguntungin aja, kalo giliran ga nguntungin, ga dianggep deh. Semua merasa bahwa tempat kerja ya tempat kerja, tempat cari duit, pertemanan beda tempat lagi. Maka ga jarang kalau ada kasus: cari posisi enak, sikut kanan kiri; saing bersaing dapet perhatian atasan;  lu ya lu, gue ya gue, kerjaan lu derita lu, emang gue mau bantu?; dan lain-lain.

Kesenjangan sosial macam ini yang bikin sulit memulai pertemanan di area kerja.

Eh tapi yaa.. bukan berarti ga bisa nemuin friendship at work field lho ya.. Ga semuanya gitu, saya cuma mengambil lini besarnya dari keluhan yang saya dapet dari kawan-kawan saya saja. Cuma start point saat memulai pertemanan di dunia kerja itu emang terasa beda dengan start point dengan pertemanan di dunia kuliah, entahlah mungkin hanya perasaan subjektif daku aja karena lagi merasa FKK-sick, hahaha..

Well, anyway, Alhamdulillah.. I find many great friends, nice people here. Pesannya sih pokoknya dimanapun kita memulai persahabatan, ya tetaplah jadi diri sendiri, ga pentinglah itu merasa lebih pintar, lebih bisa, lebih berpengalaman dari yang lain. Terserah deh orang lain mau jahat atau gimana, yang penting kita bertujuan baik aja. Tetaplah jadi sisi-sisi manusia dengan kerendah-hatiannya. Apalagi kalau udah jadi atasan, jangan sampai dulu kita jelek-jelekin atasan karena sifat otoriternya eh kita malah mengulangi sikapnya. Sejarah terus berulang dong kalo gitu. Bagaimanapun peribahasa “Bagaikan ilmu padi, makin tua makin merunduk” itu harus dipegang sampai akhir hayat.

That’s all folks, selamat menjalin persahabatan dimanapun berada :)

Tags: , , , , ,

Definisi Bahagia

16 Jan

Suatu kali ada yang pernah menyeletuk pada saya: “You don’t need to be happy anymore. You are married, you are happy already”

Saya jadi mikir. Begitukah? Jadi menikah adalah patokan kebahagiaan untuk seseorang?

Mungkin itulah pandangan teman saya itu terhadap kebahagiaan. Terlepas dari benar atau tidaknya pendefinisian dia terhadap kebahagiaan. Ya well.. I am happy.

But sometimes I still pursue for another happiness.

Saya kadang merasa sedikit iri pada teman-teman saya yang bisa melanjutkan sekolahnya ke luar negeri, belajar di negeri orang,  sambil jalan-jalan, melihat dunia lain, eh dunia baru yang luas, bergaul dengan orang baru dari berbagai negara. That’s a great happiness that not everyone can feel.

Di sisi lain, ada orang berpandangan kebahagiaan adalah di saat kamu bisa memiliki pendapatan besar dari pekerjaan bagus dan perusahaan bergengsi. That’s pride and happiness.

Lainnya, bahagia adalah ketika orang-orang melihat kamu sebagai seseorang yang sukses, dikenal masyarakat, memiliki popularitas yang baik di mata orang-orang.

Bahagia pun didekatkan dengan segala hal berbau keduniawian, yang  terlihat dari luar secara kasat mata, padahal sebenarnya bersifat semu saja.

The point is. Setiap orang selalu merasa bahwa definisi bahagia adalah “milik orang lain”. Semua yang ada pada orang lain adalah kebahagiaan. Sampai-sampai lupa akan nikmat yang ia miliki (getok kepala sendiri).

Hingga akhirnya people always pursue their happiness, while they don’t realize that the happiness is in their hands. So why should bother to looking for happiness?

My definition of happiness is… my life.

What’s yours?

Tags: , ,

Kampung Halaman

11 Jan

Kampung halaman itu damai ya…

Bisa ngebuat pikiran jernih, jauh dari hal-hal duniawi, hidup berasa enteng.

Ga ada hiruk pikuk Jakarta.

Akhirnya pulang kampung. Walaupun dengan alasan pulang kemarin sangat mendadak dan sedih. Pulang kampung tersedih.

Good bye Aki, I know this is the best for you. Semoga kami bisa berkumpul lagi di surgaNya, sekeluargaa lengkappp, amiin

Kenangan yang entah kenapa selalu terekam di ingatan adalah. Ketika Aki mengajak saya, kakak, dan kakak sepupu (dulu kami masih bertiga pas kecil-kecil) ke pasar Bukittinggi, dan Aki membelikan kami masing-masing mainan yang kami sukai. Kakak memilih masak-masakan, saya memilih pancing-pancingan ikan. Dan masing-masing dari kami dibelikan kincir baling-baling dari kertas, yang muter0muter lucu kalau ketiup angin. Miss that moment, miss you Aki..

Our House

7 Jan

Our House
(Crosby, Stills, Nash & Young)

I’ll light the fire
You put the flowers in the vase
That you bought today

Staring at the fire
For hours and hours
While I listen to you
Play your love songs
All night long for me
Only for me

Come to me now
And rest your head for just five minutes
Everything is good
Such a cozy room
The windows are illuminated
By the sunshine through them
Fiery gems for you
Only for you

Our house is a very, very fine house
With two cats in the yard
Life used to be so hard
Now everything is easy
‘Cause of you
And our la,la,la, la,la, la, la, la, la, la, la…..

Our house is a very, very fine house
With two cats in the yard
Life used to be so hard
Now everything is easy
‘Cause of you
And Our

I’ll light the fire
And you place the flowers in the jar
That you bought today

Ini salah satu lagu yang diputer di episode HIMYM.  Suatu kali Ted Mosby secara impulsif membeli sebuah rumah bekas dengan harga murah, tanpa pikir panjang. Rumah tersebut ternyata udah rusak sana sini, ada tikusnya (atau sejenis tikus) lagi.. Sahabat-sahabatnya menyesali tindakannya yang dianggap terburu-buru. Tapi sekitar 10 tahun kemudian, rumahnya menjadi cantik. Dihuni oleh ia, istri, dan 2 orang anaknya.

May it happens to me too.. Build a house as our home.. For our children later… Entah apa di Jakarta bisa dapet rumah yang mas beradab (lingkungannya). Masih berharap di Bandung.. Well.. hope for the best :)

2011′s blast

1 Jan

Kerasa ga kerasa 2011 berlalu juga. Alhamdulillah masih diberi umur sampai bisa merasakan 2012. Kadang merasa.. pheww.. What have I done  for a year? Doooh.. ngapain aja yaa eikee? Did I do something great, something useful, something waw? Did I learn much for this year? Did I being someone nice? Did I being great wife, great daughter, great sister, great fellow?

Well.. When I flashback, I see many things spinning around in my head. But always Alhamdulillah.. This year was great :) . Bagaimanapun kita selalu merasa kurang bukan? Hanya kalau kita ga mensyukurinya, ada aja yang kurang. Padahal dengan syukur semuanya (harusnya) cukup. Inilah yang ga pernah bikin saya berhenti belajar sabar (bersyukur itu perlu kesabaran juga). Karena saya selalu merasa ini belum itu belum, pengen ini pengen itu, padahal di suatu sisi saya memiliki hal-hal yang luar biasa. Butuh sejenak berhenti dan mensyukuri apa yang kita miliki saat ini. (catet: kalo udah merasa pesimis lagi, selalu ingat pernah nulis ini)

Saya mau berhenti sejenak dan melihat jejak-jejak 2011 yang saya tinggalkan, Ternyata memang banyak hal-hal luar biasa yang terjadi. Ga ada hal yang so-so untuk Allah, dan kita juga harus menjalaninya tidak dengan so-so, dan mensyukurinya tidak dengan so-so.

Januari:

  • Saya bisa mencicipi kerja praktek di RS Advent Bandung, berada di bawah asuhan Bu Ester yang keras tapi lembut hati, yang disiplin tapi semangat memotivasi. (gambar –> partner in crime KP di Advent :P Deus, Sarah, Zulfan)
  • Suami sudah mulai kerja di PU, walaupun statusnya masih outsourcing, tapi Alhamdulillah. Jadi suami PJKA (Pulang Jumat Kembali Ahad).

Februari:

  • Saya bisa mengikuti acara Reumatologi Klinik Bandung yang diadakan oleh Komunitas Reumatologi Bandung, Dept. Ilmu Penyakit Dalam RSHS, di Hotel Aston Primeria Pasteur. Saat itu saya ikut lomba presentasi makalah bebas oral, Bu Ima mendorong saya dan Intan untuk ikut ini, dr.Rachmat pun memberikan tiket gratis untuk mengikuti lomba ini, jadi bener-bener ga ngeluarin apapun. Beruntung saya dididik oleh tangan dingin, wajah datar, dan lidah pedas bu ima. Beruntung saya pernah berkenalan dengan dokter terbaik yang pernah saya kenal, dr. Rachmat Gunadi Wachjudi. Saat itu saya diantar oleh suami ke Aston, saya izin dari KP di RS Advent untuk mengikuti lomba itu, Bu Ester menyemangati dan mengatakan: Apoteker harus percaya diri! Padahal memang saya ikut lomba ini setengah-setengah dan ga pede, huhu.. Gimana engga isi pesertanya dokter residen semua kok, minder, hiks.. Dengan dukungan semua, ga disangka saya dipanggil di podium untuk menerima gelar juara 1, hadiah uang tunai yang lumayan, sertifikat, dan lebih dari itu delighted feeling more than anything. I am Apoteker, I proud, and I beated you all doctors! Alhamdulillah. Akhirnya punya prestasi juga, heuheu.
  • Suami pindah kerja ke Wiratman associates, konsultan sipil, kerjaan yang lebih lumayan, bareng sama 2 temennya dari UGM juga, dan tetep jadi suami PJKA.
  • Di bulan yang sama, bertepatan dengan ulang tahun mas Fajar, saat itu saya juga ngasi surprise dengan tiba-tiba muncul di kosannya Jakarta. Bawa kue, bawa kado *makasih buat mas rudi dan mas topan yang udah jemput di dbrasco :) . Eh habis hahahehe sama mas fajar dan teman-temannya, ada telepon dari HRD Schlumberger, katanya dia kirim email untuk ttd kontrak kerja, segera diisi dan kirim balik ya. Padahal waktu ikut tes di UGM, udah pesimis ga akan dipanggil balik, mungkin HRDnya agak ragu ini anak masih muda udah nikah aja, ntar jadi beban perusahaan lagi, haha.. tapi ternyata rezeki ga akan kemana. Alhamdulillah.

Maret

  • Maret mulai kuliah semester 2 apoteker ITB, phewphew.. another struggle. Tapi Alhamdulillah semester 2 ini saya sudah bisa bayar kuliah apoteker sendiri :) . Setelah 4 taun sama ortu dibiayai, ga pernah apply-apply beasiswa di ITB juga, heu. Bertepatan ketika saya memang harus membuktikan bahwa setelah menikah saya bisa mandiri. Bukan dari biaya suami juga, it pure me. Ini juga rezeki yang ga disangka, dapet beasiswa TA Jawa Barat dari Diknas. Kuantitasnya cukup untuk beresin sampe apoteker lulus. Sebenernya beasiswa ini turunnya telat,  pas TA udah kelar, eike dah lulus S1 hehe.. Eike juga ngurus beasiswa ini telat, karena gatau jadi penerima beasiswa ini, tiba-tiba aja dikasih tau Sasky kalau saya salah 1 penerimanya (padahal  applynya dari April tahun 2010 gt kalo ga salah). Well, who knows about it.. Alhamdulillah
  • Maret, agak jenuh memulai lagi kuliah, Mas fajar belum mulai kerja di SLB, baru april programnya mulai, jadi dia masih di Wiratman dan berstatus suami PJKA. Beruntung juga saya memiliki sahabat-sahabat satu ikatan di FKK. Kita saat itu mengadakan baksos ke panti asuhan anak yatim korban kerusuhan Ambon. Ceritanya kita mau syukuran karena sudah lulus S1. Dengan Deus sebagai ketua, akhirnya kita berhasil menyelenggarakan acara itu. Judulnya Laskar Pemimpi. Kita ingin berbagi dan menyemangati mereka bahwa mereka akan punya masa depan cerah, jika berusaha, jika punya mimpi. Kita maen games, simulasi, motivasi dari mami Kamel, makan siang bareng, berdoa, dan sedikit sumbangan. Semoga bermanfaat. Pengen ngadain acara kaya gitu lagi :)

April

  • Masih bergelut dengan tugas-tugas dan kuliah apoteker. Jenuh iya, capek iya, (padahal kalo dirasa skrg enak kuliah ya, coba aja kuliah digaji, haha.. –> cari beasiswa dong). Walaupun datang perasaan jenuh dan malas, i have to survive. This is not about good or bad subject mark. but this is about how we can control our mind, stability, and survive till the end of APOTEKER WORLD. Beruntung, saya punya komunitas lain untuk mengalihkan saya dari rasa gerah ini. Yap, namanya apoteker bercerita. Kami memulai proyek ini sejak Maret 2011, dilaunching di blog calon apoteker bercerita (dulu karena kami belum lulus jadi nama blog kami pakai embel-embel ‘calon’). Foto ini diambil April 2011 untuk membuktikan keseriusan kami, haha (*bisa wae). Kami ber 11 orang calon apoteker: Saya,Wiput, Dewdew, Teh Mia, Arin, Marin, Citta, Vidy, Diha, Citra,  Rika. 1 orang sebagai ilustrator: Way dari SR. Sejak Oktober 2011 kami berubah nama menjadi Apoteker Bercerita, Alhamdulillah kami lulus semua.
  • April ini juga untuk pertama kalinya saya mengajak suami pulang ke kampung keluarga kami di Padang, Bukittinggi, Payakumbuh. Pulangnya bareng mama dan papa. Senengnya bisa ngajak suami jalan-jalan ke sana.. :) . Mas Fajar baru mau mulai training pertamanya di SLB ke Abu Dhabi. Sebelum berangkat ke sana, kita sempet jalan-jalan dulu ke kampung halaman.

Mei

  • Di bulan Mei ini, ada event yang luar biasa, World Lupus Day (WLD) 2011 yang diadakan Syamsi Dhuha Foundation (SDF). Saya sudah jadi volunteer disana dari 2009, sejak TA. Bisa berkenalan dengan Bu Dian dan Pak Eko foundernya adalah sesuatu yang luar biasa. Saya dan beberapa teman berkecimpung di kegiatan-kegiatan SDF. Event paling besarnya adalah WLD ini yang diadakan tgl 7 Mei 2011 (WLD diperingati 10 Mei 2011). Di acara ini saya bekerja sama dengan banyak orang. Salah satunya yang berkesan adalah Kang Daan Aria, dedengkot P project. Waaa… saya seneng banget bisa kenalan, ngobrol, kerja sama sama Kang Daan. Beliau orangnya humble dan ramah :)

Juni

  • Juni Kerja Praktek Apoteker dimulai lagi, 1 bulan pertama, saya dapet KP di Binfar Alkes, Depkes, Jakarta. Bertempat di Kuningan. Saya seneng bisa dapet di Jakarta, kan bisa bareng mas fajar. Eh ternyata momennya ga pas, mas fajar lagi di field, huhu.. gatau daerah antar berantah mana di Riau, hutanlah pokonya. Ya udah gpp deh, di Jakarta saya ngekos di daerah Karbela bareng si unyil dewdew. Sebenernya di Binfar Alkes KP cuma 2 minggu, ga sampe sebulan, dan agak krik-krik. Yaa diambil aja manfaatnya, belajar ngekos dan belajar menjakarta. KP di sana, kami jadi punya temen-temen baru dari UI.
  • Akhirnya di akhir KP ini, mas Fajar pulang juga dari lapangan setelah sebulan. Kesempatan ini kita gunakan untuk main-main! (siga budak leutik wae). Dia dapet off dan saya masih punya waktu lowong sebelum mulai KP kedua di apotek. Akhirnya kami memutuskan untuk main ke Atlantis Ancol, haha. Kami berenang, maen air, maen seseordotan sepuasnya di sana. Pokonya sejenak ngelupain beban-beban dan tugas-tugas hidup (halah). Terakhir kami naik Gondola mengelilingi kawasan Ancol. What a life :D

Juli

  • KP di apotek! Saya dapet di apotek Adika-Altros. Masih bersama genggong Binfar Alkes: Devi, Sarah, Deus, Goni. Kami bertugas di Apotek Adika-Altros dengan shift-shiftan, pagi-malem. Di bawah bimbingan Pak Leo, kami didoktrinasi untuk punya apotek sendiri. Katanya: Apoteker itu harus punya Apotek dong! I WILL, pak.  I WILL, SOMEDAY! I MEAN IT. Catett yaaa! Makasih untuk Pak Leo yang masih semangat menagani kami. Kami juga sempet diajak jalan-jalan ke Apotek barunya di Cigadung, Adora. Kami berkenalan dengan pegawai-pegawainya yang baik-baik. Ada Mbak Panca, Novi, Teh Ita, Kang Jajang, Teh Oce, dll.. Bahkan kami didoktrinasi juga sama mereka, untuk nonton drama Korea di Indosiar setiap jam 12.30 ada Sen dok, 14.00 ada O Hani di drama Naughty Kiss, bahkan lanjut jam 16.00 Se byuk di You Are My Destiny, ckckck.. Sayangnya saya ga punya foto bagus di sini. Cuma ada ini. Sama Mbak Panca kta suka beli es krim feast :) . Oya waktu itu mas Fajar ke field lagi, di Duri, heuheu.

Agustus

  • Agustus adalah bulan galau-riweuh-gila sedunia. Ujian Apoteker!!!!!!! Hal yang paling paliiiiinggg…. Spektakuler dalam hidup saya dan kawan-kawan apoteker. Ga usah cerita lagi, udah pernah curcol banyak di blog ini: Curhatan Ujian Apoteker.
  • Mas Fajar masih di Duri, tapi Alhamdulilah kita masih sempet ngerasain puasa bareng, semingguan lebih lah. Nungguin rumah di Kopo berdua aja, kan semuanya pada pulang kampung, huhu.. Selama puasa ini daku berkesperimen masak-memasak doong :) Alhamdulillah dia suka (atau kepaksa suka) haha..

September

  • 31 Agustus lebaran! Alhamdulillah Idul Fitri pertama bareng suami dan keluarga baru. Sedihnya ga ikut pulang ke kampung halaman di Payakumbuh bareng mama-papa-kakak-dio. Tapi Senengnya masih ada keluarga di Bandung. Mas Fajar udah mau berangkat school ke Abu Dhabi, huhu.. :( ( Sedih banget ditinggal satu stgh bulan. Ujian apoteker masih nyisa 1 tahap lagi, mana pas ujian apoteker ini ga pernah ditemenin suami pula, haukss!
  • September ini saya juga dikasih kesempatan untuk ikut galla dinner World Batik Summit di JCC, smuanya karena kebetulan ajakan kakak saya, gratisan pula, hehe.. Saya bisa lihat pagelaran busana batik yang Subhanallah.. desainer-desainer terkenal dan model-model yang cantikkk gantengg, makanan yang enak, pokonya sekali ini ikut acara sosialita beginian.

Oktober

  • Oktober adalah titik balik yang besar dalam hidup saya, saya lulus, saya kerja, dan saya pindah ke Jakarta. BIG STEP.
  • Momen terindah di bulan Oktober adalah sumpah apoteker! Akhirnya… Alhamdulillah……. Syukur terbesar, tantangan tergila abad ini dilewati. Mas Fajar ga bisa dateng sumpah karena masih di Abu Dhabi. Tapi ada Mama dan Papa nemenin. Tgl 12 Oktober 2011, kami resmi jadi APOTEKER.
  • Oktober ini, saya juga mulai kerja di PT. Penerbit Erlangga, sebagai editor PERTI (Perguruan Tinggi) untuk buku-buku Kedokteran-Farmasi-Keperawatan. Masih bingung kenapa seorang Apoteker bisa menclok di dunia buku, editorial, dan penerbitan? Baca ini aja This is Me Now
  • Bulan Oktober ini adalah hari lahir saya, beruntung pas saya ultah, suami udah balik lagi. Jadi kami bisa merayakan ultah bareng, saya dikasih surprise dengan tiba-tiba dia muncul di kantor bawa kue dan kado, ihihi.. Oleh-oleh Abu Dhabi dan kado, dobel deh pokonya. Malemnya saya diajak candle light dinner di resto wah di Citos (sekali-sekali aja ini). Check this: kartu ucapan dan kue dari suami saat ultah

November

  • Udah sebulan kerja, ngerasa seneng, tapi ngerasa juga.. apa sih sebenernya capaian yang ingin saya lakukan dalam hidup. Mulai-mulai mikirin banyak rencana dengan suami, bzzzzz… pusing ya jadi orang dewasa, huhu.. Akhirnya dengan tindakan impulsif kami menyegarkan pikiran dengan nonton bola di GBK. Babak penyisihan Indonesia vs Malaysia. Sekali-kalinya ke GBK. Habis ini mas Fajar balik lagi ke lapangan, untung ga jauh-jauh, masih di Cikampek, Karawang, Cirebon, heuheu..
  • Alhamdulillah masih ada kesempatan Idul Adha sama keluarga di Kopo, walaupun ga sama mas fajar karena masih di field.. Bisa kurban sapi untuk pertama kali bareng keluarga, semoga bisa rutin tiap tahun.. amiin

Desember

  • Desember bahkan ga kerasa, udah mulai terbiasa dengan rutinitas dan sumpeknya Jakarta. Obatnya adalah pulang ke Bandung, hehe.. Desember ini juga suami udah balik dari field, dan cukup lama ada di Jakarta bareng-bareng, haha.. hampir 3 mingguan deh. Bener-bener menikmati moment berdua. Saat ulang tahun pernikahan kami 19 Des 2011, pas kita lagi bareng.. That was big grace ever.. Edisi anniversary kami. Inget setahunan yang lalu, riweuh-riweuh lagi kuliah apoteker, habis UAS semester 1, dan suami baru pulang dari Belanda masih persiapan kerja ini itu. Setahun ini kami udah bareng melewatinya, Alhamdulilah…..

Well I think that’s all folks.. Sebenernya 2011 ini juga banyak masa-masa galau dan setresnya. But I dont wanna remember bad things. I just wanna remind myself that.. So many beautiful moments, great things, rezeki, anugerah, dari Allah yang harus disyukuri. Sebagai pengingat bahwa Allah sudah sangat baik pada MONIK. Bersyukur selalu. Mangkanya Mooon.. jangan banyak ngeluh, protes, sedih. Semangat! Semoga 2012 ini saya bisa jadi lebih dewasa yaa… Amiin

Tags: , , , , , ,

Selamat Hari Wanita

23 Dec

Lucu deh di kantor tiba-tiba, pas tanggal 22 Desember 2011 ini, baru aja daku selesei Dhuha eh, di meja udah ada bingkisan mini ini:

Isinya 3 buah Jeruk Ponkan dan Apel. Eh ternyata yang dikasi bingkisan ini cuma cecewe aja, haha.. yang karyawan cowo gigit jarii.. Kenapa kami dikasih ini? Karena 22 Des adalah hari Wanita, atau juga hari Ibu :)

Paginya daku udah tele mama dan sms mama, juga sms ibu mertua, hehe..

Lucu juga sih ini kantor, ada taun baru dikasih parcel, ada hari wanita dikasih buah. Actually I kinda like work in here. Except the Saturday-work. Masa iyaaa hari Sabtu eike masih masuklah, demi apaaaa.. Itu aja sih yang berat. Kita liat aja ya.. in the near future.. Seberapa jodoh aku ada di sana, dan seberapa betahnya aku disana.. heuheu.. Syukuri aja dulu apa yang dijalani sekarang. Alhamdulillah..

Anyway, selamat hari wanita, selamat hari ibu, happy mother day. Semoga kelak aku bisa jadi ibu yang baik untuk anak-anakku. Amiin..

Tags: , ,

Episode Setahunan – Tukeran Kado

22 Dec

Jadiiii.. 19 Des 2011 adalah hari jadi kami (saya dan suami) yang pertama.. Layaknya anak satu tahun yang baru belajar mengenal dunia dan belajar jalan, kami pun sama kekanakannya seperti anak 1 tahun, mwehehe.. biariiinn..

Mas fajar pun ber-ide untuk mengadakan acara unyu-unyu-an berdua, yaitu tukeran kadooo! Kalo makan malam romantis kan udah biasa-lah yaa.. Untuk meramaikan suasana (ramai gimanaa.. yg ngerayain cuma berdua juga ko), kami masing-masing mempersiapkan kado untuk ditukerin. Ceritanya budgetnya max 200 ribu. (tapi I broke the rule, haha.. I bet he did too).

19 Des 2011, di sore hari habis magrib, saya nunggu suami pulang, dan tadaaaa… Inilah hasil tuker kado kami

Punya mas fajar yang biru berpita, punyaku yang ijo toska. Itu ada secuil tiramisu breadtalk yang eike beli di citos sebagai simbolisasi perayaan ulang tahun, mwehehe..

Tebaaak-tebaaakk, aku dapet apaaa?

Yap aku dapet celimuttt lucuuu berwarna toska terang yang lembyuuuutt kaya baby.. Haha.. kenapa selimut? Actually, I just have 1 blanket, the blue blanket, that I got in my 18th bday (from him tooo :D ), yes he knows that I always sleep with blanket, apalagi Bandung dingin (Kopo kalo malem en subuh dinginn cuuuyy). The blue blanket yang aku namain Limut ini kubawa serta ke Jakarta untuk nemenin tidur, walopun Jakarta panas, tapi tetep, eike bobo ga lepas dari selimut (bahkan dalam keadaan AC mati). Kata suamiku, dulu mah masih ga bermodal, beli selimut bagus dan murah masih level Kosambi, sekarang udah agak mendingan. Ya whatever, I even don’t care about the place and the price, eike bukan banci merk juga. Oya, si selimut ini, aku namain Lumut.

Satu lagi, daku dapet baju lucuuuu.. Daaan.. bajunya muatt, ukurannya pas! Tumbeeenn.. setelah dia berhasil beliin sepatu dengan ukuran pas, akhirnya berhasil juga beliin baju dengan ukuran pas :)

Kalo akuu.. ngasi suamiku dompet, Hush Puppies, warna coklat, yang berstyle anak muda (biar ga bapak-bapak teuing). Dompet dia yang lama itu pun kado yang aku kasih 2 taun yang lalu pas dia masih di Belendong, karena dompetnya udah unyel-unyel, jadi ini saatnya dia ganti dompet. Di dalemnya udah kutaro foto kami berdua :D

Oya pleeeuuss.. aku kasih foto iniiii.. yang dihias-hias semampu aku (karena aku udah lama ga kreatip bikin-bikin barang pipirintilan). Jadi dehh hasilnya beginiii… We both like our presents!

Ceritanya ini mau dipajang di rumah beneran kami kelak (amiin), ini dicicil dulu perabotannya, mulai dari foto yaah.. I think that photos can tell you many words that you can’t tell, right? Jadi inilah gambaran setahunan kami yang sudah kami lalui, dengan tulisan Happily ever after.. amiin

nb: mohon maklum kualitas fotonya masih setingkat amoeba baru belajar jalan, blur en kabur kemana-mana, haha.. habis cuma sebisanya pake kamera HP, dengan kapasitas cahaya yang remang-remang.

Tags: , , , , ,

Balada Sepatu Teplek vs Heels

21 Dec

Well.. First of all, I was smiling while I wrote this post..

How can I not smile when remembering something sweet, this is one of the sweetest things I ever had.

Jadi saya ini termasuk istri yang banyak maunya dan banyak protes, walaupun di sisi lain saya juga mengagumi kesabaran dan kemandirian saya sebagai istri, haha.. -lha jadi muji diri sendiri *jitak kepala sendiri*-. Untungnya suami saya pengertian dan juga sabar menghadapi sifat saya yang rese ini.

Suatu waktu saya dan suami menghadiri pernikahan seorang teman SMA di bilangan Jakarta Selatan, daerah Tebet. Oke, kami pun siap-siap dan pake baju batik kembaran kami buat kondangan. Ceritana mah biar kompakan, haghaghag..

Ini baju batik kembaran kami:

Batik kembaran kami (ini bukan pas kondangan lho ya, ini udah sampe GI, muka udah kucel)

Continue reading 

Tags: , , , , , , , , , , , ,

Happy 1st anniversary

19 Dec

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 432 other followers